Pencarian

Selasa, 30 September 2014

CPNS di Rohul Positif Dibuka 2015

Senin, 8 September 2014 15:17
Lowongan CPNS di Rohul Positif Dibuka 2015

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Bupati Rokan Hulu (Rohul) Achmad memastikan formasi lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru dibuka pada 2015. Demikian sambutan Bupati saat Apel Pagi di halaman kantornya, Senin (8/9/14).

Bupati Achmad menjelaskan, lowongan CPNS tahun depan akan dipriotaskan bagi sarjana akutansi dan hukum. Mereka akan diperbantukan di beberapa desa pemekaran yang dimekarkan oleh Pemkab Rohul.

"Tentunya hal ini membutuhkan para sarjana hukum dan sarjana akuntansi. Mereka diharapkan dapat mengelola masalah akuntansi dan hukum yang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu ini," kata Bupati Achmad dalam sambutannya.

Orang nomor satu di Rohul itu menambahkan, penerimaan CPNS tahun depan merupakan kebutuhan daerah. Saat ini, diakuinya, Pemkab Rohul tengah membenah diri untuk menjadi sebuah kabupaten terbaik di Provinsi Riau tahun 2016.

Bupati menerangkan, lowongan CPNS terbuka untuk umum. Sebab itu dia mengimbau kepada putra daerah agar bersiap diri untuk bersaing dengan sarjana luar daerah dalam memenuhi kuota bidang yang telah ditetapkan.

Selain itu, kepada pegawai di lingkungan Pemkab Rohul, Bupati mengimbau agar mereka menjalankan pekerjaan dan selalu mengutamakan kedisiplinan dalam bekerja.

Diakui dia, tidak sedikit PNS di lingkungan Pemkab Rohul yang sudah dipecat karena tidak menerapkan sikap disiplin. Baik disiplin masuk dan pulang kantor, serta disiplin waktu.

Beberapa tahun terakhir, Pemkab Rohul sengaja tidak membuka lowongan CPNS. Hal itu dilakukan, karena pemerintah daerah lebih mengutamakan tenaga honor di lingkungannya yang masuk dalam data base 2005 ke bawah.

Rabu, 17 September 2014

Bumdes Rambah Utama


Aset Bumdes Rambah Utama, Rohul, sudah Rp4,3 Miliar

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Rambah Utama, Kecamatan Rambahsamo, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus berkembang. Dengan modal awal Rp430 juta, kini aset meningkat sekitar Rp4,3 miliar.

Direktur Utama Bumdes Rambah Utama, Jumakkir, menjelaskan Bumdes di desanya berdiri pada 2005 silam dengan modal awal Rp430 juga saat berstatus Usaha Ekonomi Desa - Simpan Pinjam (UED-SP).

"Bumdes kami sudah pernah mendapatkan satu kali penghargaan. Dari 77 Bumdes, Bumdes kami ranking tiga terbaik dalam Pelayanan Administrasi tingkat kabupaten," kata Jumakkir kepada wartawan, Selasa (26/8/14).

Jumakkir mengungkapkan, saat ini, aset bergulir dana Bumdes Rambah Utama sebesar Rp4,3 miliar. Meski usaha baru sebatas simpan pinjam, Bumdes ini berhasil menarik sekitar 620 nasabah.

"Untuk aset bangunan rumah Rp130 juta, rumah pekarangan Rp75 juta, dana kas Rp750 juta dan dana lain," jelas dia.

Meski dinilai sukses, yang namanya usaha simpan pinjam masih saja ada kendala. Untuk dana nasabah yang menunggak sekitar Rp150 juta, sedangkan laba usaha pada 2013 lalu sebesar Rp65 juta.

Bumdes Rambah Utama, kata Jumakkir, menargetkan nasabah masyarakat miskin dalam kekurangan usaha diberi pinjaman maksimal Rp20 juta. Sedangkan untuk pinjaman minimal Rp5 juta harus memenuhi persyaratan seperti KTP dan KK, sertifikat tanah atau SKT Tanah.

"Bunga yang kami terapkan hanya 1,5 persen. Bagi nasabah yang menabung juga tidak dikenai biaya administrasi," terangnya.

Pihak pengurus mengharapkan, Pemkab Rohul menyalurkan dana Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar 30 persen untuk Bumdes. Dengan adanya suntikan dana segar, baik dari Pemkab Rohul atau dana ADD, maka usaha desa bisa berkembang dalam upaya meningkatkan ekonomi kerakyatan.***